Minggu, 07 September 2014

Aktivasi webcam ba laptop axio

Kolega balun duvida e husu iha grupu CTITL oinsa atu ativa webcam iha laptop axio,. Mak ha'u mos  iha interese atu share konaba oinxa atu ativa webcam iha laptop,
Ba kolega sira ne'ebe iha notebook/laptop axio e duvida kona ba webcam ne'ebe la fungsaun, bele hare nia tutorial ha'u post tuir mai ne'e.
Driver webcam nia ita install tena maibe nusa mak sei hakerek ''no device camera''  nia solusaun mak ne'e.
Ba kolega sira ne'ebe iha interese bele hare iha okos ne'e
=> presija hare "device manager" depois hare tok driver sira install hotu ona ga seidauk. se tanda tanya kor kinur sei mosu, presija install kompletu driver motherboard lai.
=> Install software webcam
=> Hanehan tombol FN + 11, no webcam sei otomatika ON
=> Ikus nian, loke programa webcam depois hare tok cam fungsaun ona ga seidauk.


NB : Se la fungsaun nafatin krk kabel fleksibel webcam nia mak at ona ou kois ona, iha tan problema seluk bele mos windows 7 la compatibel ba webcam axio nia,, so kolega sira uza koko tok install xp ba, esperencia mai hw. obrigado

Kamis, 19 Januari 2012

Easeus, Tools Mudah Untuk Menbuat Partisi

Apa kabar semua,, Sehat-sehat saja kan,,  Maaf yah kalau jarang update, lagi sibuk Ngurus TA. lama tidak update blog kayanya mengganjal banget di hati,, ahaha. Oiya, hari ini saya akan Share aplikasi yang bermanfaat sekali, Easeus, Tools Mudah Untuk Menbuat Partis.Telah banyak bermunculan aplikasi  pihak ke tiga untuk membuat volume disk yang baru. Tapi tahukan Anda? bahwa dengan sedikit kesalahan dari tools tersebut dapat menyebabkan komputer  menjadi lelet. Apalagi jika volume yang di buat tidak clean sheet dari volume dasar.

Oleh karena saya akan membagikan salah satu tutorial  mudah untuk anda ikuti. Tentu saja masih dengan menggunakan aplikasi, tapi aplikasi kali ini berbeda dan mempunyai daya tarik tersendiri. Sebelum berlanjut kepada tutorialnya, Anda bisa terlebih dahulu men-download Easeus di http://www.partition-tool.com/personal.htm. Selanjutnya, kita akan mulai meng-installnya. Langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Klik dua kali pada file program Easus yang baru saja Anda download sebelumnya.
  • Dilanjutkan dengan meng- klik Next untuk menginstall program tersebut.
  • Lalu terima penyataan lisensi program dan selanjutnya klik Next.
  • Jika sudah selesai, Selanjutnya klik next jika ada permintaan, sampai proses instalasi selesai dengan munculnya halaman yang menyatakan instalasi berhasil. Dan klik tombol Finish untuk keluar dari installer. 
  • Setelah proses instalasi selesai, Anda dapat menjalankan program tersebut dengan mengklik ikon program di desktop dua kali.
  • Setelah itu program akan berjalan, dan tampak seperti gambar dibawah ini: 
  • Untuk membuat sebuah partisi baru yang akan diperuntukan untuk Ubuntu, caranya pada grafis harddisk, klik kanan kemudian pilih menu Resize/Move, seperti tampak pada gambar dibawah ini.
  • Setelah itu geser tanda panah disebelah kanan ke kiri atau ke kanan disesuaikan dengan kebutuhan besarnya partisi yang akan Anda buat. Pada contoh gambar dibawah saya mencoba membuat partisi baru sebesar 10 GB. 
  • Setelah selesai maka tampilan grafis harddisk akan tampak seperti gambar dibawah ini. 
  • Untuk menyimpan perubahan layout di atas, klik icon Apply seperti gambar dibawah ini: 
  • Kemudian program akan meminta Anda untuk menerapkan perubahan tersebut dengan meminta Anda melakukan konfirmasi untuk merestart komputer. Klik Yes untuk mengkonfirmasi hal tersebut. 
  • Kemudian Windows akan langsung restart, dan proses merubah layout partisi windows akan berjalan seperti gambar dibawah ini: 
  • Setelah semuanya selesai, Anda bisa melihat bentuk partisi harddisk komputer Anda sekarang dari program disk management di Windows. Tampilan seharusnya akan seperti gambar dibawah ini: 
 

Hal ini sangat cocok buat Anda yang sering kebingungan membuat partisi untuk meng- install dual OS. Misalnya uBuntu dan Windows XP, Untuk Windows XP kebawah, membuat partisi harddisknya diperlukan program pihak ketiga, salah satunya adalah Easeus ini. Selamat mencobanya!



Kamis, 06 Oktober 2011

Membuat File Format ISO Menggunakan Aplikasi Nero

Pernah mendengar file dengan format/bentuk ISO? Ya, file berformat ISO (.iso) adalah suatu file arsip atau file image yang biasa terdapat di CD/DVD. File dengan format ini sudah dijadikan format standar di setiap disc, CD lagu atau film orisinil. File format ISO berguna untuk membuat backup dan berbagi file berukuran besar dengan orang lain.Untuk menggunakan file jenis ISO ada dua cara. Pertama, file ISO tersebut harus di bakar disc (CD/DVD). Selanjutnya, disc yang berisi file iso tersebut dimasukkan CD/DVD Room untuk selanjutnya dibaca oleh PC. Cara kedua menggunakan aplikasi “bodoh” pada PC agar dia percaya bahwa Anda seolah-olah sudah memasukkan file format ISO tersebut ke dalam CD/DVD Room virtual yang kemudian akan dibaca oleh PC tersbut. Cara ini sering disebut ‘mount image’.
Beberapa apilkasi ada yang mampu membuat file dengan format ISO. Salah satu yang terkenal adalah Nero. Nero merupakan aplikasi yang bermanfaat untuk membakar(burn) file berbagai format ke dalam disc (CD/DVD). Selain itu, aplikasi Nero mampu membuat sebuah file format ISO yang nantinya bisa dibakar ke dalam CD/DVD. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang aplikasi Nero, silahkan buka website resminya di http://www.nero.com/ena/. Pada saat artikel ini dibuat terdapat 2 jenis Nero, yang gratis alias freeware dan lainnya yaitu yang berbayar.
Aplikasi Nero jenis freeware kini dikenal dengan nama Nero Kwik Media. Dulunya, Nero Kwik Media bernama Nero Lite. Sedangkan untuk jenis Nero berbayar, ada macam-macam. Misalnya Nero Multimedia Suite 10 Platinum HD, Nero Multimedia Suite 10, Nero Video Premium HD, dsb. Tentu saja, Nero yang berbayar memiliki kualitas dan fitur yang lebih baik daripada yang gratis.
Oke, kembali lagi ke tema utama tentang file fromat ISO. Bagaimana aplikasi Nero mampu membuat file format ISO? Berikut disajikan membuat file format ISO menggunakan Nero Multimedia Suite 10. File yang akan dibuat ISO adalah Windows, bisa Windows XP/Vista atau 7. Sebelumnya, masukkan dulu CD/DVD Windows yang Anda punya ke dalam CD/DVD Room. Sudah? Baiklah, berikut step by step nya:

1) Buka aplikasi Nero pada komputer Anda.


2) Klik New atau File > New pada toolbar atas untuk memulai proses pembuatan file format ISO seperti terlihat pada Gambar dibawah ini.
3) Setelah itu, akan muncul pop up window seperti pada Gambar 3. Pada window tersebut terdapat berbagai pilihan untuk mengatur bagaimana pembuatan file format ISO Kemudian, klik New.
4) Selanjutnya, pilih image recorder untuk merekam file yang Anda inginkan untuk menjadi file formatISO. Kemudian, drag isi CD/DVD Windows yang akan dibuat file format ISO ke area seperti terlihat pada Gambar dibawah ini.

5) Kemudian klik Burn Now untuk memulai proses pembuatan file format ISO. Sesaat sebelum proses burn, Anda diminta memberi nama untuk file yang akan di burn. Selain itu, lokasi penyimpanannya juga akan ditanyakan. Selanjutnya, pilih jenis penyimpanan dengan format ISO.


6) Proses Burn file pun berlangsung.


7) Setelah selesai, muncul pop up windows yang menyatakan bahwa proses burn menjadi file formatISO telah sukses dilakukan. Klik Ok.


8 ) Cek hasil burn file format ISO Windows 7 pada alamat penyimpanan file yang tadi telah ditentukan tadi.


Demikian artikel tentang step by step membuat file ISO menggunakan Nero. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Cara Mudah Mengubah Flash Disk 1GB menjadi 2GB

Saat ini ukuran flash disk sudah bervariasi mulai dari ukuran terkecil yaitu 1GB hingga 8GB yang terbesar saat ini. Untuk ukuran terkecil yaitu 1GB saat ini mungkin sudah jarang tersedia di pasaran karena memang karena kapasitasnya yang kecil juga dari segi harga tidak terlalu jauh berbeda dengan yang ukurannya lebih besar sehingga orang lebih cenderung memilih yang berukuran besar sekalian seperti yang berukuran 4GB. Namun jika Anda masih memiliki flash disk yang berukuran 1 GB jangan keburu dibuang terlebih dahulu saat ingin berganti flash disk dengan ukuran yang lebih besar karena disini akan saya tunjukkan bagaimana mengubah flash disk berkapasitas 1 GB diubah menjadi berukuran 2 GB dengan mudah. Bahkan oleh yang awam sekalipun mengenai teknologi flash disk!
Pertama yang harus Anda lakukan adalah mendownload sebuah software pengubah flash disk 1GB menjadi 2GB di sini.
Setelah didownload, silahkan tancap flash disk 1GB Anda ke USB computer/laptop Anda kemudian klik software yang Anda download tadi.
Setelah terbuka, pilih drive flash disk Anda kemudian klik tombol “Fix”.
Setelah itu silahkan cabut flash disk dan tancapkan kembali ke PC Anda dan lihat kapasitas barunya.
Dengan cara ini, saya berhasil mengubah kapasitas flash disk 1GB saya menjadi 2GB.
Selamat mencoba.

Cara Membuat File ISO dari Kepingan CD atau DVD


Jika anda belum pernah mendengar apa itu file ISO, maka sebelum memulai trik membuat file ISO kami akan memberikan penjelasan mengenai file ISO.

File ISO, dengan nama lengkap ISO image adalah file yang berisi informsi lengkap baik itu struktur, sector dan file sytem yang ada di optical disk (Kepingan CD dan DVD). Bisa dikatakan, file ini adalah replica dari kepingan CD/DVD yang berbentuk file yang bisa disimpan di dalam hardisk atau flash disk .

Jika ingin melihat isi dari file ISO, anda bisa menggunakan software pengekstrak “compress file” seperti WinRar, WinZip, 7Zip dan yang lain. Tetapi, dengan cara ini semua fungsi belum bisa berajalan dengan normal seperti saat anda menggunakannya pada kepingan CD/DVD.

Kembali ke topik awal, berikut ini kami sampaikan bagaimana Cara Membuat File ISO dari Kepingan CD atau DVD menggunakan software yang bernama ISODisk. Ikuti petunjuknya di bawah ini:

  • Download aplikasi ISODisk di sini http://www.isodisk.com
  • Segera install file yang sudah anda download pada langkah sebelumnya.





Selasa, 27 September 2011

Akses Komputer Jarak Jauh Menggunakan TeamViewer

Anda pernah punya keinginan untuk mengakses Komputer dari jarak jauh? Anda ingin bisa me-remote komputer yang ada di rumah atau di kantor dari jarak jauh dengan cara yang mudah? Jika itu yang anda inginkan, aplikasi Team Viewe adalah pilihan terbaik untuk melakukan semuanya dengan mudah.

TeamViwer merupakan software pengendali jarak jauh yang menurut saya sangat handal. Selain free (gratis) ada beberapa keunggulan yang dimiliki TeamViewer dibandingkan dengan software remote kebanyakan, seperti :
  • Akses ke komputer lain tanpa pengawasan dimana komputer yang diakses telah diinstal TeamViewer dan terkoneksi ke Internet.
  • System keamanan yang dimiliki seluruhnya dilengkapi dengan mode enkripsi AES (Advanced Encryption Standart) 256 bit.
  • Berbeda dengan software remote yang lain yang terkendala pemblokiran oleh firewall, TeamViewer justru bekerja secara efisien di balik Firewall.
  • Transfer file yang lebih mudah dan cepat.
  • TeamViewer mampu menyesuaikan dengan kecepatan koneksi anda sehingga mampu bekerja secara penuh walaupun dengan koneksi yang lambat.

Dari beberapa keunggulan di atas dapat anda simpulkan sendiri bagaimana cara kerja dari TeamViewer itu sendiri demi kepuasan anda. Kebetulan saya juga memanfaatkan TeamViewer versi 6 yang dapat anda download langsung di www.teamviewer.com. Melalui artikel ini saya juga akan menuntun anda cara mudah untuk instalasi dan setting TeamViewer versi 6.

Setelah anda mendownload, double klik pada teamviewersetup.exe dan selanjutnya akan tampil layar seperti dibawah ini:


Centang pada opsi personal/non-commercial use karena untuk kali ini hanya digunakan secara sederhana menggunakan 2 komputer yang berbeda.

Pada opsi ini ada dua pilihan yaitu:

  • Normal installation yaitu instalasi dilakukan sebagaimana pada umumnya.
  • Start automatically with windows, pada opsi ini anda akan memilih TeamViewer bisa startup bersama windows namun anda diharuskan mengisi password tetap untuk koneksi anda sehingga anda cukup menggunakan 1 password untuk melakukan koneksi. Pilih opsi yang pertama.
Tunggu sebentar hingga proses instalasi selesai dijalankan dan lanjutkan dengan klik tombol Finish.
Lakukan instalasi kembali ke computer yang ingin anda hubungkan dengan komputer sebelumnya. Untuk kali ini, install aplikasi pada komputer yang akan digunakan sebagai remote.


Saat jendela TeamViewer muncul seperti di atas akan terlihat kolom ID dan Password. Untuk diperhatikan bahwa ID dan Password digunakan untuk melakukan koneksi dengan komputer yang akan terhubung dengan komputer anda. Dan password ini akan berubah-berubah setiap kali TeamViewer Launch. Tentunya akan sangat merepotkan bila setiap anda mau terhubung harus terus mengganti password bukan? Untuk itu kita perlu melakukan pengaturan di Teamviewer dengan cara sebagai berikut:

Pada pojok kanan atas pilih Ekstra. Lanjutkan dengan memilih Opsi dan setelah itu akan muncul jendela seperti di bawah ini.

Pada gambar di atas adalah konfigurasi yang bisa digunakan untuk aplikasi Team Viewer. Detailnya bisa dibaca di bawah ini:

  • Nama tampilan : berfungsi sebagai identifikasi komputer ketika anda sudah terhubung dengan komputer lain
  • Mulai tampilan TeamViewer bersama Windows : agar teamviewer dapat startup bersama Windows tanpa perlu relaunch dan otomatis opsi tutup ke menu tray akan tercentang
  • Pengaturan proxy : apabila koneksi anda menggunakan proxy
  • Koneksi LAN masuk : apabila anda terkoneksi melalui kabel jaringan (LAN) anda dapat memilih apakah koneksi dapat masuk ke anda atau tidak. Ada tiga pilihan disini yaitu dinonaktifkan, diterima dan diterima secara ekslusif. Pilih diterima

Lalu untuk pengaturan master password klik opsi keamanan pada sebelah kiri:

Isi password yang akan dijadikan master password apabila melakukan koneksi dengan komputer lain melalui TeamViewer. Selanjutnya pilih opsi control jarak jauh.

Pada opsi ini anda dihadapkan bagaimana TeamViewer melayani anda ketika sedang terhubung dengan komputer lain. Dalam opsi ini ada beberapa pilihan :

  • Kualitas : menampilkan kualitas gambar komputer lain yang telah terhubung dengan anda. Pilihannya antara lain : pilihan otomatis, optimalkan kecepatan, optimalkan kualitas dan pengaturan kesukaan.
  • Hapus wallpaper jarak jauh berfungsi untuk tidak menampilkan wallpaper dikomputer lain yang terhubung dengan anda
  • Tampilkan kursor berfungsi untuk menampilkan kursor komputer lain pada saat terhubung
  • Perekaman sesi berfungsi untuk apabila anda ingin merekam segala aktivitas anda ketika anda terhubung di opsi ini anda harus menentukan letak hasi rekaman anda disimpan
  • Control akses, bagaimana anda mengontrol komputer lain apakah dengan akses penuh atau terbatas
Selamat Mencoba sobat..





Selasa, 20 September 2011

Cara Mudah Menginstall Windows 7 Dari Flash Disk

Jika pada suatu hari anda ingin menginstall atau melakukan upgrade Os Windows 7 di netbook, anda mungkin akan bertanya, mungkinkah bisa dilakukan tanpa menggunakan dvd Eksternal ? Pada tips kali ini, kami akan mencoba memberikan tutorial kepada anda bagaimana cara menginstall Windows 7 tanpa harus menggunakan DVD eksternal.

Menginstall Windows 7 menggunakan flash disk pada dasarnya sama dengan ketika anda menginstall menggunakan kepingan DVD installer. Pekerjaan paling utama bukan terletak pada proses install melainkan pada saat proses persiapan agar flash disk bisa digunakan untuk booting dan di situ sudah terdapat file system Windows 7 yang siap ditransfer ke netbook.

Trik ini menggunkan software Windows 7 USB/DVD yang bisa di dapatkan di website microsoft dengan gratis. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat bootable beserta file installer Windows 7 ke dalam flash disk:

Tahap Persiapan:

  • Siapkan flash disk dengan kapasitas minimal 4GB. Format flash disk mengunakan format NTFS. Detail bisa diliha pada gambar di bawah ini.

















Proses Transfer File:
  • Install file yang sudah anda download tadi.
  • Selesai proses install, jalankan aplikasinya.
  • Ikuti prosesnya seperti software yang lain. Jika diminta untuk memasukkan file yang harus di copy ke CD, pilih file ISO Windows 7 yang anda punya.
  • Setelah itu, lanjutkan dengan memilih USB mana yang akan di isi file Windows 7 dan












  • lanjutkan dengan klik tombol Begin copying.












  • ikuti prosesnya sampai selesai.

Coba buka flash disk tadi dan lihat, di situ ada beberapa file yang biasa digunakan untuk booting. Jika semua sudah selesai, gunakan flash disk ini untuk menginstall Windows 7 ke dalam netbook yang tidak ada DVD internalnya.

FAQ

Q) Pada contoh di atas, prosesnya menggunakan Windows 7. Apakah bisa diimplementasikan di Windows Xp.?
A) Bisa dengan catatan Windows XP anda sudah terinstall Net framework versi 2 yang bisa didapatkan di situs resmi Microsoft. Klik di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=19 untuk mendapatkannya.

Q) Adalah file lain yang diperlukan jika menggunakan Windows XP?
A) Anda membutuhkan aplikasi yang bernama Image Mastering API v2.0 di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=17073 dengan gratis.

Selesai sudah, sekarang Windows 7 anda bisa terinstall dengan baik menggunakan flash disk. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Kamis, 01 September 2011

Memeriksa Kondisi Hardisk dengan Aplikasi HD Tune

Hardisk merupakan komponen yang harus mendapat perhatian lebih pada sistem komputer. Baik atau buruknya kinerja hardisk akan sangat mempengaruhi performance komputer secara keseluruhan. Dalam artikel ini saya akan men-share tentang cara memeriksa kondisi hardisk komputer menggunakan aplikasi HD Tune Hardisk Utility. Aplikasi HD Tune dapat Anda download dari situsnya di www.hdtune.com.




Pada aplikasi HD Tune ini terdapat 4 menu utama yang dapat kita gunakan untuk memeriksa kondisi hardisk, yaitu:

Benchmark, digunakan untuk mengukur kinerja hardisk
Info, menampilkan informasi lebih detail dari hardisk
Health, memeriksa status kesehatan hardisk dengan memanfaatkan fitur SMART
Error Scan, memeriksa ada tidaknya error atau bad sector dengan malakukan scan disk.

1. Benchmark Hardisk

Membenchmark hardisk bertujuan untuk mengukur kinerja hardisk . Dalam menu benchmark ini kita dapat mengetahui transfer rate, acces time, burst rate dan CPU Usage. Untuk memulai mem-benchmark hardisk, klik tab Benchmark dan klik Start, tampilannya kurang lebih seperti berikut:




Transfer Rate adalah kecepatan hardisk mengirimkan data ke komputer atau bisa juga disebut sebagai kecepatan baca hardisk. Kecepatan baca diukur dalam megabyte per detik (MB / detik). Kecepatan maksimum dan minimum rata-rata ditampilkan di sebelah kanan. Garis biru pada grafik menunjukkan kinerja membaca seluruh disk.
Acces Time, yaitu waktu yang diperlukan untuk dapat mengakses data yang dibutuhkan, dari keadaan idle (diam) hingga mendapatkan data tersebut. Waktu akses rata-rata diukur dan ditampilkan dalam milisecon (ms). Acces Time pada grafik ditampilkan sebagai titik-titik kuning dimana semakin kecil nilainya menunjukkan kinerja hardisk yang semakin baik.
Burst Rate, adalah kecepatan tertinggi (dalam megabyte per detik) di mana data dapat ditransfer dari interface drive (misalnya IDE, SATA atau SCSI) ke Sistem Operasi.
CPU Usage, menunjukan berapa banyak waktu yang dipakai oleh CPU (dalam %) untuk membaca data dari hardisk.

Dibawah ini adalah contoh ketika menjalankan benchmark pada hardisk yang sudah rusak, terlihat bagaimana kecepatan transfer turun menjadi hampir nol di beberapa titik selama pengujian.





2. Mengetahui Informasi Detail Hardisk

Untuk mengetahui informasi detail dari hardisk dapat kita lihat pada tab Info. Beberapa informasi seperti partisi pada hard disk, firmware version, nomor seri, kapasitas hardisk dan lain sebagainya dapat kita peroleh seperti pada gambar dibawah.




3. Mengetahui Kondisi Kesehatan / Health Status Hardisk

Kondisi kesehatan hardisk dapat kita ketahui pada tab Health. Fungsi ini memanfaatkan fitur SMART (Self Monitoring Analisis and Reporting Teknologi) . Contoh status kesehatan hardisk dapat dilihat pada gambar dibawah.





Dalam table terdapat berbagai parameter yang diukur, termasuk temperatur hardisk saat ini. Untuk temperatur hardisk sebaiknya dibawah 50 derajat celcius dan tidak boleh melebihi 60 derajat celcius. Disini juga kita bisa mendapatkan informasi tentang power on time atau work time hardisk, dalam gambar diatas hardisk saya ternyata sudah beroperasi selama 11518 jam.

4. Mengecek adanya Error pada Hardisk

Hal terakhir yang dapat kita lakukan dengan aplikasi HD Tune ini adalah melakukan Scandisk untuk memeriksa terdapat tidaknya error atau bad sector pada hardisk. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal jalankan Error Scan dengan meng-uncheck opsi quick scan. Apabila terdapat error atau bad sector pada permukaan disk, akan ditandai dengan adanya blok berwarna merah seperti pada gambar dibawah.




Demikianlah sedikit informasi tentang bagaimana cara mengetahui kondisi hardisk komputer dengan menggunakan aplikasi HD Tune Hardisk Utility. Dengan aplikasi ini setidaknnya dapat memberikan gambaran kepada kita kondisi hardisk saat ini, apakah masih layak atau sudah saatnya diganti baru.

Selamat mencoba…

Rabu, 25 Mei 2011

Tips Mempercepat Booting Windows XP

Mungkin anda pernah mengalami booting windows yang sangat lambat
Berikut langkah-langkahnya agar booting windows anda menjadi lebih cepat :

Langkah 1 :
Buka aplikasi notepad
Ketikkan “del c:windowsprefetchntosboot-*.*/q” (Tanpa tanda kutip )
dan save as dengan nama ntosboot.bat dalam drive c:

Langkah 2 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan ketikkan gpedit.msc

Langkah 3 :
Klik Computer Configuration–>Windows Settings–>Script–>lalu klik 2 kali pada Shutdown

Langkah 4 :
Dalam Windows Shutdown Properties klik add lalu browse. lalu cari letak file ntosboot.bat yang anda buat tadi dan klik open

Langkah 5 :
Lalu klik OK ,Apply dan OK sekali lagi untuk menyelesaikannya

Langkah 6 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan devmgmt.msc

Langkah 7 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Primary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )

Langkah 8 :
Pilih Advanced Settings
Pada Device 0 atau Device 1
Ganti Device Type menjadi None ( Ganti saja pilihan Device Type yang tidak terkunci )

Langkah 9 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Secondary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )
Ulangi seperti Langkah 8

Langkah 10 :
Restart Komputer anda dan anda bisa lihat perubahannya.

Semoga Bermanfaat